Tampilkan postingan dengan label Transmitter Equipment. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Transmitter Equipment. Tampilkan semua postingan

Kamis, 01 Februari 2018

Cheap Dummy Load Peak Power 100Watt

Dummy Load merupakan beban tiruan yang berimpedansi 50 ohm. Aplikasinya, dalam penalaan kekuatan penguat pemancar dengan SWR dan Wattmeter dimana tidak memungkinkan perangkat penguat pemancar untuk dihubungkan ke antena atau antena berimpedansi 50 ohm belum tersedia.
Dummy Load dibangun oleh Resistor karbon dengan resistansi 50 ohm. Di pasaran terdapat Resistor dengan nilai 50 ohm, namun untuk daya sekitar 100 watt masih sulit dijumpai. Mengacu pada teori penjumlahan secara paralel dari Resistor, daya 100 watt dengan Resistansi 50 ohm dapat diperoleh dari penjumlahan paralel Resistor berdaya 5 Watt dengan Resistansi 1 Kohm sebanyak 20 buah. Hasil dari penjumlahan paralel tersebut adalah satu paket Resistor dengan daya 100 Watt dan Resistansi 50 ohm.

Silakan klik Dummy Load 12 Watt untuk desain dummy load berdaya puncak 12 watt.

Perakitan dari gabungan 20 buah Resistor 5 Watt memerlukan suatu penyangga atau dudukan supaya mudah dalam penggunaannya, dudukan dapat menggunakan dua lembar PCB, untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada Gambar berikut.

  

Dari Gambar di atas komponen-komponen yang harus disediakan adalah:
- Resistor karbon 5 Watt, 1 Kohm, 20 buah.
- Tembaga Email 2mm, sepanjang 70mm, atau dapat diganti dengan kabel tembaga (tidak kritis)
- Konektor RF PL male untuk RG8
- Dua keping PCB pertinax atau Fiber
PCB dibentuk melingkar dengan diameter 70mm beserta titik-titik lubang untuk memasukan Resistor, Email 2mm dan konektor PL, sketsa untuk PCB dummy load diperlihatkan oleh Gambar berikut.


 
Dan berikut ilustrasi antara PCB, Email dan Resistor.


Semua Resistor dan Email dimasukan ke lubang-lubang pada kedua keping PCB, seperti Gambar berikut.


Penyolderan dilakukan antara kaki Resistor, Email dan PCB, seperti pada Gambar berikut.


Pada Tembaga Email ditambahkan sebuah selongsong isolator tahan panas, kemudian diikuti oleh pemasangan konektor PL, seperti pada Gambar berikut.



Antara PCB dan konektol PL dilakukan penyolderan, termasuk antara Email dan terminal inti konektor PL. disarankan dalam penyolderan menggunakan perangkat solder dengan kapasaitas minimal 60 Watt. Ilustrasi hasil akhir diperlihkan pada Gambar berikut.


Daya puncak dari dummy load ini adalah 100 Watt, dalam aplikasinya, 10% di bawah 100 Watt merupakan ambang aman. Permasalahan yang timbul ketika dalam penggunaannya adalah suhu perangkat dummy load berbanding lurus terhadap besar daya RF yang diumpankan dan berbanding lurus juga terhadap durasi pembebanan. Dan berikut adalah Gambar dummy load hasil perakitan dan pengukuran besar Resitansi.





Thanks for Visit
S U W O K O

Jumat, 05 Desember 2014

Dummy Load Sederhana

Antena merupakan suatu komponen vital dalam mekanisme transmitter, dimana antena selain digunaan sebagai media pemancaran, antena juga memiliki peran lain, yaitu sebagai beban supaya sinyal RF diserap secara efisien dan dipancarkan sebagai gelombang. Apabila antena ini ditiadakan maka tidak ada beban yang akan menyerap sinyal RF yang dihasilkan RF Amplifier, hal ini dapat menyebabkan kerusakan komponen yang beroperasi menguatkan daya RF. Tapi dalam prakteknya untuk hal demikian rupanya tidak akan terjadi, antena pasti selalu terpasang ketika transmitter digunakan, kecuali human error. Sehingga apabila dilakukan proses tuning transmitter aman adanya dikarenakan terhubung dengan antena sebagai beban. Namun ada permasalahan lainnya, apakah antena yang digunakan sudah matching? Nah, sebagai suatu solusi ketika transmitter perlu penyetelan dan antena tidak matching ataupun antena belum ada bisa digunakan beben tiruan (Dummy Load) yang bernilai 50Ω, tujuannya supaya terminimalisirnya sinyal kembali (Reverse) dan selalu dalam kondisi match dengan ditunjukan oleh SWR meter.

Berikut adalah rancangan Dummy Load sederhana berdaya maksimal 12Watt. Untuk memperoleh daya yang lebih besar tinggal kalkulasi antara besar resistansi suatu resistor dan daya-nya.


Sebagai media menempelnya resistor dan konektor bisa menggunakan PCB (lebih bagus pakai PCB Fiber), ditunjukan pada gambar dibawah ini.


Ilustrasi bentuk jadi dari suatu Dummy Load.


Pemasangan Dummy Load harus pada transmitter yang berdaya dibawah daya Dummy Load, apabila tidak demikian Dummy Load bisa Over Heat dan kemungkinan lainnya Dummy Load bisa rusak, hangus, hancur, pecah serta komponen power amplifier bisa rusak.

Extra Mic IC2N iCOM

Perangkat transmitter 2Meter atau 144MHz besutan pabrikan iCOM tipe IC2N merupakan perangkat yang serba manual tanpa adanya sistem kerja digital. Perpindahan kanalnya pun dengan saklar "pocel" atau "pipil" (istilah kita).



Namun kehandalannya tidak diragukan, dengan kualitas audio empuk atau "halimpu" menjadi fitur tersendiri. Power output sekitar 4Watt, untuk mencapai diatas power bawaan bisa dibubuhkan suatu RF Amplifier di keluarannya. Untuk mendukung kepraktisan penggunaan dalam berkomunikasi perlu suatu alat sederhana tambahan. Walau sederhana kalau kurang tepat perakitan akan menyebabkan riple, over modulasi dan lain sebagainya, yaitu suatu extra mic. kelebihannya dapat diinputkan sumber audio baik musik, vocal, vocal dan music atau audio lainnya dengan diatur pada bagian mixer audio. Untuk mixer audio dapat berupa mixer audio pabrikan atau rakitan rumahan yang penting relevan digunakan.

Berikut desain dari extra mic-nya.


Layout PCB




Silk Screen


 Copper Bottom

Tampa menggunakan PCB pun rangkaian ini dapat dirakit dengan mudah, namun supaya rapi dan praktis PCB jadi suatu pilihan. Berikut bentuk jadi yang ditata sedemikian rupa di atas PCB.